Di antara penat dan ketidak konsentrasian antara jiwa dan pikiran, di antara deru sepeda motor yang lalu lalang, di antara lampu-lampu jalanan yang menusuk mata, di antara suara teriakan orang, di antara peluh tukang becak yang mengayuh, di antara rengekan air kecil yang kehilangan mainannya, di antara kepulan asap knalpot yang teraniaya dan asap sate yang di bakar, di antara muka para pekerja yang kelaparan, di antara rontaan buku-buku yang memohon untuk dibaca, di antara gerbang-gerbang rumah dan toko yang sudah tertutup, di antara hamparan hijau yang tak lagi terlihat, di dekat lampu berminyak tanah itu, aku berfikir, "adakah yang memikirkan apa yang aku pikirkan saat ini? detik ini? adakah yang tau apa yang mengganggu pikiranku?"
January 27, 2013
January 20, 2013
no title
Aku berjalan malas di antara kotak-kotak kosong yang tidak berdebu namun terasa kusam, di antara lantai-lantai bening yang nampak ingin diganti, diantara berjejer almari-almari yang ingin ditengok dan diantara berjuta barang yang berebut ingin disentuh. Itu semua membuatku lelah, tak berdaya. Tak bisakah sedikit saja mereka bertukar posisi denganku? Tak bisakah jika aku saja yang menjadi kotak-kotak kosong berwarna cerah yang bersih itu? Tak bisakah aku jadi mereka yang ingin ditengok, dan bukan menjadi seseorang yang harus menengok sedikit saja? Sejujurnya aku lelah dengan dering telepon yang meraung-raung untuk ditanggapi. Tak bisakah jika aku saja yang meraung, dan bukan yang harus menanggapi?
Setidaknya aku bersyukur, aku yang diminta dan bukan meminta.
January 5, 2013
MAKE IT REAL.
MAKE IT REAL jauh lebih baik dari pada REAListis.
Realistis itu bagus kok, ngga ada yang ngelarang, bikin kita ngga down. Tapi kalo realistis ini bikin kita jalan ditempat? Apa gunanya? hidup itu berjalan ke depan kan? Indonesia yang dulunya dijajah habis-habisan ngga karuan sama entahlah negara mana aja, buktinya sekarang? Indonesia udah dikenal negara merdeka.
Manusia purba? jika mereka terus berfikir "kita ngga mungkin pindah tempat, kita ngga mungkin dapat makan, kita ngga mungkin hidup, blablaBLA..." Mungkin ngga sih kita hidup? Mungkin ngga sih gue nulis kaya gini?
November 14, 2012
TWILIGHT SAGA part I
Salah satu karya penghuni TWILIGHT SAGA (XII IPA 3) *bukan gue, sumpeh* mohon dimaafkan apabila kurang berkenan di hati, saya hanya memposting :)
November 9, 2012
November 8, 2012
November 1, 2012
civic
Perbandingan Sistem Pemerintahan Negara Indonesia dengan Negara Singapura
1.
Sistem pemerintahan Negara Indonesia Berdasarkan UUD 1945 Setelah
Diamandemen.
Pokok-pokok sistem pemerintahan Indonesia adalah sebagai berikut.
- Bentuk negara kesatuan dengan prinsip otonomi daerah yang luas. Wilayah negara terbagi dalam beberapa provinsi.
- Bentuk pemerintahan adalah republik, sedangkan sistem pemerintahan presidensial.
- Presiden adalah kepala negara dan sekaligus kepala pemerintahan. Presiden dan wakil presiden dipilih dan diangkat oleh MPR untuk masa jabatan lima tahun. Untuk masa jabatan 2004-2009, presiden dan wakil presiden akan dipilih secara langsung oleh rakyat dalam satu paket.
- Kabinet atau menteri diangkat oleh presiden dan bertanggung jawab kepada presiden.
- Parlemen terdiri atas dua bagian (bikameral), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Para anggota dewan merupakan anggota MPR. DPR memiliki kekuasaan legislatif dan kekuasaan mengawasi jalannya pemerintahan.
- Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh Makamah Agung dan badan peradilan dibawahnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)


