October 24, 2012

two bird II

Burung kecil memutuskan untuk terbang ke tempat lain, namun ketika burung itu hendak terbang, burung yang mengajarinya terbang itu terjatuh, dan burung kecil mengurungkan niatnya.
"kenapa kau terjatuh saat aku hendak pergi?"
"aku baikbaik saja, pergilah."
"tapi..."
"pergilah. aku lemah, mungkin di luar sana ada yang lebih mampu menjagamu, ada yang tidak mengekangmu, ada yang selalu ada dan mengerti keinginanmu"


burung kecil terdiam, tersadar bahwa dia adalah burung jahat yang tidak tahu terimakasih, pergi setelah membuat burung itu mengajarinya terbang. Namun, burung yang terjatuh itu bangkit, tidak memperdulikan burung kecil dan terbang lagi. Burung kecil, hanya bisa menangis, dia tak tahu, pantaskah dia berlaku seperti itu terhadap dia (burung pandai terbang) yang begitu baik. Beberapa saat kemudian, burung yang tadinya terbang menukik, dan berdiri di sebelah burung kecil, membelakangi.
"jangan  menangis. itu membuatku sakit. berbahagialah, di luar sana mungkin lebih indah"
"kau yang membuatku menangis."
"kalau begitu, aku jahat telah membuatmu menangis. pergilah, tinggalkan aku, aku memang jahat, ini aku yang sebenarnya"
"tapi aku menangis karena kebaikanmu"
"lupakan itu"


No comments:

Post a Comment