December 17, 2012

Bersepeda Bersama

terinspirasi dari cerita di majalah anak-anak..

Di suatu pagi terlihat, dua orang anak perempuan sedang bergurau di teras rumah dengan dua sepeda pancal di depannya, iya Kivie dan Andin, dua orang siswi sekolah yang hendak berangkat sekolah mengendarai sepeda. Mereka menantikan kedua temannya yang diantaranya adalah Farizt dan Harun, entah apa yang terjadi di pagi itu yang jelas Farizt berkata bahwa dia sedang melakukan aktivitas rutin yang bila tidak dilakukan dapat menyebabkan kematian secara mendadak. Sedangkan, Harun? Entahlah. Mungkin dia masih bermain bersama peri gigi di dalam mimpinya.


Kivie dan Andin menunggu dengan berbincang-bincang tentang segala hal, dari yang paling penting sampai yang tidak ada manfaatnya sama sekali sampai akhirnya, Farizt datang dengan sepedanya, dengan tampang meringis dan mata kantuk, entahlah, mungkin aktivitas rutin yang baru saja ia lakukan sangat terlalu membutuhkan waktu yang lama sehingga membuatnya kembali merasa kantuk. Dan mereka bertiga berbincang-bincang sambil menunggu kedatangan Harun, kali ini berbincangan mereka sedikit lebih terarah, yaitu tentangberbagai acara ulang tahun kota mereka, Lumajang. tentang meet and greet bintang tamu, pesta rakyat yaitu Kotak yang dilaksanakan di pendopo dengan undangan para pejabat beserta jajarannya sekaligus anak buah kecil-kecilnya alias paskibraka. Farizt adalaha salah satu anggota paskibakra yang kurang beruntung karena tidak mendapat undangan meet&greet itu :') Setidaknya itu hal baik bagi Kivie dan Andin karena mereka tidak perlu merasa iri pada Farizt. *ups

Jam sudah menunjukkan pukul 6.10, namun Harun tak kunjung datang, mereka bertiga mulai resah gelisah. Bukan! Bukan karena takut terjadi apa-apa pada Harun, namun takut jika ternyata jam masuk lebih awal :O
Jam 6.15 Kivie, Andin, dan Farizt mulai curiga jangan-jangan si Harun di hampiri oleh permaisurinya *baca = pacarnya* sehingga dia lupa berangkat sekolah (‾⌣‾"٥)

Akhirnya mereka bertiga memutuskan untuk langsung berangkat saja dan tinggalkan HArun, namun sayangnya Harun datang dengan tampang tak bersalah *asdfghjkl!

sudah deh, gue nya capek mikir, kapan2 aja dilanjut lagi, kalo inget kalo sempet kalo minat :O
ini orang kemana sihya (loh?) #okeSKIP
Papayy~~


No comments:

Post a Comment